Informasi Training dan Seminar Tahun 2014 berhadiah langsung

Konversi Tanah Ulayat & Pembebasan Lahan Untuk Pertambangan, Kehutanan, Perkebunan Yang Akan Berdampak Pada Konflik Agraria Dalam Pemanfaatan Sumberdaya Alam

| June 27, 2012

Update Peraturan terkait UU Pengadaan Tanah No 2 Tahun 2012 dan UU Penanganan Konflik Sosial No 7 Tahun 2012

[S216]

WAKTU

Rabu & Kamis, 11 & 12 Juli 2012

TEMPAT
Mercantile Athletic Club, Gedung WTC lt 18 kav 31 Jl Jendral Sudirman, Jakarta

INVESTASI

Rp 5.000.000,-/peserta

NARA SUMBER

1. Ir. Ratna Djuita : Peneliti Badan Pertanahan Nasional
2. Dr. Ronsen Pasaribu SH. MM : Direktur Konflik Badan Pertanahan Nasional
3. Ir. Tri Joko Mulyono MM : Direktorat pengukuhan dan penatagunaan kawasan hutan Kementrian Kehutanan
4. Mamak Azmi Dt Bagindo ( Sekertaris umum Adat Alam Minangkabau )

DESKRIPSI

Saat ini persoalan pertanahan di Indonesia telah berkembang sebagai salah satu sumber konflik, salah satunya adalah berkaitan dengan eksistensi hak-hak atas tanah masyarakat hukum adat dan hak ulayat. Problematika tuntutan hak ulayat atas tanah terkait dengan kepemilikan dan penguasaan tanah ulayat semakin meningkat, meskipun secara kuantitas permasalahan hak ulayat lebih kecil, namun cakupan wilayahnya sangat luas dan melibatkan warga masyarakat secara massal dibandingkan dengan kasus pertanahan yang bersifat individual (yang pada umumnya di selesaikan di pengadilan).
Permasalahan tersebut terkait erat dengan perkembangan jumlah penduduk dan pembangunan yang sangat pesat dewasa ini, yang sangatlah membutuhkan akan tanah. Sementara ketersediaan tanah tidak pernah bertambah, bahkan semakin sempit. Oleh karenanya dengan kondisi tersebut menjadikan masyarakat melihat kebelakang terhadap penguasaan tanah yang pernah dimiliki oleh pendahulu-pendahulunya, yakni yang di sebut tanah ulayat masyarakat hukum adat. Eskalasi permasalahan tersebut semakin meluas dan berkelanjutan, disebabkan adanya persepsi dan kepentingan yang tajam antara berbagai pihak dengan dasar dan latar belakang pemikiran yang berbeda.
Konflik akan semakin menajam apabila penanganan masalah oleh pemerintah dilakukan dengan pendekatan parsial yang bersifat sementara. Dampak dari konflik tersebut sering mempengaruhi stabilitas keamanan dan ketertiban di suatu wilayah baik dalam bentuk anarkisme masyarakat, melalui okupasi (penyerobotan, penggarapan bahkan pengrusakan tanah yang dilakukan dan diklaim sebagai tanah ulayat oleh masyarakat hukum adat atas tanah-tanah) dimana tanah tersebut telah di kuasai dan di kelola oleh Badan Usaha Swasta maupun Badan Usaha Milik Negara.
Karakteristik konflik tanah ulayat adalah bersifat massal dan struktural, dimana masyarakat hukum adat berhadapan dengan pemerintah yang erat kaitannya dengan sumber daya pertanahan seperti kehutanan, pertambangan dan perkebunan. Akibat konflik kepentingan dan adanya perbedaan pandangan dmana UUPA menganggap hak tanah masyarakat adat sebagai hak ulayat yg mempunyai arti hak menguasai, sedangkan masyarakat hukum adat didasarkan atas kuatnya hubungan batin dengan sumberdaya tanah dan alam. Maka dengan adanya masalah tersebut Bstar resources training mengadakan workshop 2 hari ” Pembebasan lahan dan Konversi tanah ulayat untuk pertambangan, kehutanan dan perkebunan yang akan berdampak pada konflik Agraria dalam pemanfaatan sumberdaya alam”
Maksud dan Tujuan.
Bermaksud mengadakan workshop eksistensi dan konversi tanah ulayat untuk pertambangan, kehutanan dan perkebuanan yang akan berdampak pada konflik serta alternative penyelesaiannya dengan tujuan agar masalah masalah yang dihadapi oleh perusahaan dan pemilik modal dengan pemilik adat dapat diselesaikan dengan baik tanpa adanya konflik kepentingan dan terus menerus yang tidak ada habisnya sampai sekarang

Hasil yang diharapkan dari peserta yang mengikuti workshop ini
1. Peserta dapat memahami dan mengerti masalah masalah pokok yang harus diselesaikan pertama dengan pemilik adat, adalah batasan batasan tanah ulayat itu sendiri
2. Peserta dapat mengetahui bagaimana mengkonversi tanah ulayat tersebut untuk pertambangan, kehutan dan perkebunan serta langkah langkah apa saja yang harus disiapkan bila ingin menguasai tanah tersebut
3. Peserta memahami dan mencari solusi terbaik dari yang pernah dilakukan untuk menghindari konflik dengan alternative terbaik

Peserta yang di tuju dari workshop ini
1. Perusahaan pertambangan, perkebunan, kehutanan
2. Partners dan Associate
3. Bank Pemerintah / Swasta
4. Konsultan ekonomi / hukum
5. Masyarakat Umum

Jadwal Narasumber dan Materi Workshop Rabu, 11 Juli 2012

Ir. Ratna Djuita ( 09.00 s/d 12.00 )
Peneliti Badan Pertanahan Nasional
Materi :
1. Tata cara pembebasan lahan yang efektif tanpa menimbulkan konflik dn sengketa
2. Syarat dan prosedur apa saja yang harus dilakukan bila ingin melakukan peralihan hak atau mengkonversi tanah masyarakat hukum adat untuk pertambangan, kehutanan, perkebunan dan syarat syarat apa yg harus disiapkan?
3. Apa saja yang menjadi halangan dan rintangan dalam mengkonversi tanah ulayat untuk pertambangan, kehutanan dan perkebunan
4. Informasi mengenai lahan lahan yang produktif dan kaya sumberdaya alamnya yang bisa dan dapat digunakan untuk pertambangan, kehutanan dan perkebunan

Dr. Ronsen Pasaribu SH. MM ( 13.00 s/d 15.00 )
Direktur Konflik Badan Pertanahan Nasional
Materi :
1. Pembebasan lahan dan konversi tanah ulayat selalu memunculkan dampak pada potensi konflik yg tidak kunjung usai, bagaiman setelah terbitnya Undang undang No 7 tahun 2012 tentang penanganan konflik sosial
2. kedudukan tanah ulayat dalam hukum Negara dengan berbagai macam peraturan yang telah diterbitkan oleh pemerintah untuk mengatur tanah telah jelas aturanya ( UUPA, UU pengadaan tanah, UU PKS. Seberapa kuat dan seberapa besar pengakuan hak ulayat bila dilihat dari peraturan peraturan yang telah di keluarkan oleh pemerintah
3. Bagaimana mengatasi konflik yang telah terjadi, bila dilihat dari kasus kasus yang sudah ada selalu berujung pada kontak fisik bahkan sampai nyawa sekalipun.

Jadwal Narasumber dan Materi Workshop Kamis, 12 Juli 2012

Mamak Azmi Dt Bagindo ( 09.00 s/d 12.00 )
Sekertaris Umum Adat Alam Minangkabau
Materi :
1. Bagaimana masyarakat ulayat memberikan hak tanahnya untuk perusahaan pertambangan, kehutanan dan perkebunan, syarat syarat apa saja yg harus dipenuhi dalam pengambilan haknya tersebut? Disesuaikan dengan keinginan Masyarakat adat, Ganti rugi, ganti tanah, bagi hasil dan syarat lainnya sehingga tidak terjadi konflik yg berkepanjangan.
2. Kriteria dan spesifikasi tanah ulayat masyarakat hukum adat menurut hukum adat mengenai batas batas tanah dengan hukum yang tidak tertulis tapi jelas adanya
3. Dengan beraneka ragam suku adat / masyarakat adat yang berbeda kultur diseluruh Indonesia adakah suatu lembaga nasional yang dapat menjembatani antara keinginan beberapa pihak ( pemerintah, pengusaha, Masyarakat adat ) tentang pemanfaatan SDA

Ir. Tri Joko Mulyono ( 13.00 s/d 15.00 )
Direktorat Pengukuhan dan penatagunaan kawasan hutan kementrian kehutanan
Materi :
1. Batas batas tanah, letak dan fungsi , penetapam, pemetaan kawasan hutan dalam memberikan hukum atas status tanah
2. Pengaturan tanah ulayat di kehutanan untuk kegiatan pertambangan, kehutanan & perkebunan
3. Pola pembebasan tanah ulayat untuk kegiatan pertambangan, kehutanan & perkebunan berupa ganti rugi dan kompensasi yang lainnya
4. Pola penguasaaan, pemilikan dan pemanfaatan tanah ulayat oleh masyarakat adat
5. Konversi tanah ulayat ke tanah Negara ke wilayah pertambangan, perkebunan

INFORMASI PENDAFTARAN

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591

atau ISIKAN FORM BERIKUT :

Pre-Registration (Pendaftaran Tidak Mengikat)
  1. (required / wajib diisi)
  2. (required / wajib diisi)
  3. Jenis Kelamin
  4. (valid email required / email yang valid dibutuhkan)
  5. (valid email required / email yang valid dibutuhkan)
  6. (required / wajib diisi)
  7. (required / wajib diisi)
  8. (required / wajib diisi)
  9. (required / wajib diisi)
 

cforms contact form by delicious:days

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Category: Coal & Mining, Juli 2012, Law / Hukum, Running Seminars

Comments are closed.

shared on wplocker.com